Iklan
jump to navigation

Cara Menggambar / Rendering Motor di Photoshop (Part II) 23 Desember 2015

Posted by peysblog in Render, Ulasan Desain, Uncategorized.
Tags: , , , ,
trackback

Sampurasun…

PEY – Halowwww Kawans…

Baru sempat buka blog lagi + nulis yang agak panjang nih berhubung earning sudah ada #eh. Wkwkwkwk tapi bukan karena itu loh ya. Maklum proyek kerja akhir tahun membuat blog makin gak keurus. OK kita lanjutkan pembahasan kita sebelumnya mengenai “cara membuat gambar motor / render di photoshop” Kini kita memasuki part 2, sebuah tahap yang paling seru…

render motor peysblog

Setelah sebelumnya saya jelaskan penggunaan aplikasi photoshop dan fungsi masing-masing tools yang dibutuhkan, bagaimana sudah bisakah? Kalau masih belum paham simak lagi Part I tentang penjelasan tools photoshop

Pada part kedua ini saya ambil salah satu contoh gambar yaitu hasil rendering Yamaha Aerox 125 yang disusun dari berbagai bagian motor. Terdapat 10 layer pada gambar tersebut terhitung sedikit untuk sebuah gambar detail. Agar lebih jelas baiknya sih didownload dulu gambar tersebut jadi mungkin bisa sambil dipraktekkan, di-select dan susun sendiri 😀 Semoga masih ingat toolsnya biar jadi gambar utuh seperti yang sebalah kanan.

Layer 1 berupa background. Diambil dari Yamaha Xeon, inilah basic dari motor yang akan kita gambar.

Selanjutnya gunakan polygonal laso tools untuk memotong dan mengcopy bagian tertentu dari motor lain untuk selanjutnya di-paste di background tadi. Agar lebih mudah, tiap layer sudah saya namai sesuai bagiannya.

Layer 2 Lampu. Diambil dari Yamaha R25

Layer 3 Tebeng. Diambil dari gambar bocoran

Layer 4 Buritan. Diambil dari Yamaha Vixion

Layer 5 Stang. Diambil dari Yamaha Xeon

Layer 6 Spatbord Depan. Diambil dari Yamaha MX King

Layer 7 Sein Belakang. Diambil dari Yamaha Vixion

Layer 8 Batok/Penutup Stang. Diambil dari Yamaha Xeon

Nahhh itulah yang biasa kita sebut “ngasal nempel”. Semua bagian itu sudah disesuaikan dengan command Free Transform (Ctrl + T), Level (Ctrl + L), gradasi warna (Ctrl + U)  hasil kombinasi warna bisa dilihat pada karya berjudul “Modifikasi Warna Honda Beat Dengan Cutting Sticker / Skotlet

Coba saja diklik icon mata (layer visibility) pada window layernya maka akan terlihat bahwa bagian tersebut terpisah pisah. Selanjutnya masuk ke Layer 9 berjudul Paint.

Layer 9 atau saya namai Paint ini merupakan titik paling penting yang menentukan apakah hasil gambar kita cukup rapi atau tidak. Membuat detail garis / warna / pencahayaan gunakan polygonal laso setelah select / aktif tinggal diwarnai. Tapiiiiiiiii nih inilah yang perlu digaris bawahi bahwa Kita harus berimajinasi tingkat tinggi agar mampu membayangkan sudut cahaya sehingga tampilan 2 dimensi bisa nampak 3 dimensi, menentukan gradasi warna meski dengan color picker tetap saja butuh yang namanya imajinasi, membuat detail garis saja bisa berulang kali revisi sampai terlihat nyata, apalagi bagian lain yang lebih lebar. Kalau kata Wak Haji Anang Indomoto, “photoshop mah gampang, imajinasinya yang susah” Yup… Beneran susah sih tapi kalau lama dilatih pastilah bisa. Bahkan pada rendering Satria F Injeksi saya hanya menggunakan painting saja tanpa menempel part motor lain. Murni gambar yang itumah, membuat 1 buah titik refleksi sinar camera saja manual, coba lihat lagi yang gambar Satria FU 150 Injeksi.

Layer 10 Teks. Itu adalah cara untuk membuat watermark. Gamfaaank tinggal ketik dan atur posisi (biasaaa pake ctrl + T) serta kurangi opacity-nya (lihat di window layer > opacity). Kalaupun mau teksnya dibuat untuk ngonsep cutting sticker bisa dilihat di “Modifikasi Warna dan striping Eksklusif Vario 125 / Vario 150” Stelah selesai tinggal save sesuai dengan format yang kita inginkan.

ss photoshop tools

Nahhh itulah cara lengkap seputar drawing / rendering motor di photoshop. Semoga bisa dipraktekkan sendiri, mayan bisa ngonsep modif / bikin striping sendiri. Semoga bermanfaat.

Selamat pagi dan Salam dari Gunung

Simak juga karya saya yang lainnya

 

Iklan

Komentar»

1. warungasep - 23 Desember 2015

masih lieur 😥

peysblog - 23 Desember 2015

Ah manya tuh aya bahan na

2. khsblog - 23 Desember 2015
3. arroniry - 23 Desember 2015
peysblog - 23 Desember 2015

Sip

4. An_Syahri - 23 Desember 2015

Juoosss.. Enaknya langsung praktek nih mas..

peysblog - 23 Desember 2015

apalagi praktek sambil rica2 ahahaha

An_Syahri - 23 Desember 2015

Siipp… Kapan nih mang..?

5. arh thea - 23 Desember 2015

Mantappp.. Tapi can bisa keneh… 😀

peysblog - 23 Desember 2015

Ngke isukan bisa

6. ndesoedisi - 23 Desember 2015
peysblog - 23 Desember 2015

Ah babari tu dibere bahan na

7. sijidewe - 23 Desember 2015
8. viwimoto.com - 23 Desember 2015

ajarkeun uing mang

ternyata fino blue core versi indonesia headlamp masih type bohlam
http://viwimoto.com/2015/12/23/headlamp-yamaha-fino-blue-core-ternyata-masih-type-bohlam/

peysblog - 23 Desember 2015

Sssstttt bisi pajarkeun akakakaka

9. Mas Huda - 23 Desember 2015

Kalo njlimet2 kayak gitu kayaknya harus praktek langsung g cuma baca kayak aku

peysblog - 31 Desember 2015

Harus praktek om hehehehe

10. Lord Duarte - 27 Desember 2015

Hayah ane pesennya cara warnain pelek yang keluar malah ini.. Tp gapapalah yg ini nambah ilmu juga kok.
Btw, photoshopnya ga diupdate tuh mang peys ke versi Photoshop CC 2015?

peysblog - 31 Desember 2015

Ya sama aja vroh. Tekniknya / fungsi tools yang kudu dipahami dulu. mu warnain ini itu juga gamfang.
yang ini udah paling ringan jd lbh cocok buat lepy sayah hahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: